#header { height:200px; margin: 0px; padding: 0px; background-color: #000000; } /* Posts ----------------------------------------------- */ .date-header { margin: 1.5em 0 0; font-weight: normal; color: #666666; font-size: 90%; } .post { float: none; padding: 0px; margin-top: 10px; margin-right: 0; margin-bottom: 12px; margin-left: 0; text-align: justify; } .post-title { margin: 0; padding: 0; font: normal bold 165% 'Trebuchet MS', Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;; line-height: 1.1em; background-color: #000000; padding-top: 4px; padding-bottom: 4px; text-align: left; } .post-title a, .post-title a:visited, .post-title strong { text-decoration: none; color: #FFFF00; font-weight: bold; } .post div { margin: 0 0 .75em; line-height: 1.3em; } p.post-footer { margin: -.25em 0 0; color: #000000; font-size: 10px; } .post-labels { font-size: 10px; } .post-footer .span { margin-right: .3em; } .comment-link { margin-left: .3em; } .post img { padding: 4px; border: 1px solid #e6e6e6; } .post blockquote { margin: 1em 20px; font-style: italic; } } .post blockquote p { margin: .75em 0; } /* Comments ----------------------------------------------- */ #comments h4 { margin: 1em 0; color: #666666; } #comments h4 strong { font-size: 90%; } #comments-block { margin: 1em 0 1.5em; line-height: 1.3em; } #comments-block dt { margin: .5em 0; } #comments-block dd { margin: .25em 0 0; } #comments-block dd.comment-footer { margin: -.25em 0 2em; line-height: 1.4em; font-size: 78%; } #comments-block dd p { margin: 0 0 .75em; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } .feed-links { clear: both; line-height: 2.5em; } #blog-pager-newer-link { float: left; } #blog-pager-older-link { float: right; } #blog-pager { text-align: center; } small { font-family: Arial, Verdana, sans-serif; font-size: 9px; line-height: 11px; } h1, h2, h3 { font-family: "Trebuchet MS", Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif; } h1, h1 a, h1 a:hover, h1 a:visited, .description { text-decoration: none; } h2, h2 a, h2 a:visited, h3, h3 a, h3 a:visited { } h2, h2 a, h2 a:hover, h2 a:visited, h3, h3 a, h3 a:hover, h3 a:visited, #leftsidebar h2, #rightsidebar h2, #wp-calendar caption, cite { text-decoration: none; } acronym, abbr, span.caps { font-size: 0.9em; letter-spacing: .07em; } a, h2 a:hover, h3 a:hover { color: #0000ff; text-decoration: none; } a:hover { color: #ff2400; text-decoration: underline; } .widecolumn .post { margin: 0; } .narrowcolumn .postmetadata { padding-top: 5px; } .widecolumn .postmetadata { margin: 30px 0; } h2 { margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; } h3 { padding: 0px; margin-top: 20px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; } h3.comments { padding: 0; margin: 40px auto 20px ; } /* End Headers */ /* Begin Images */ p img { padding: 0; max-width: 100%; } /* Using 'class="alignright"' on an image will (who would've thought?!) align the image to the right. And using 'class="centered', will of course center the image. This is much better than using align="center", being much more futureproof (and valid) */ img.centered { display: block; margin-left: auto; margin-right: auto; } img.alignright { padding: 4px; margin: 0 0 2px 7px; display: inline; } img.alignleft { padding: 4px; margin: 0 7px 2px 0; display: inline; } .alignright { float: right; } .alignleft { float: left } /* End Images */ /* Begin Lists Special stylized non-IE bullets Do not work in Internet Explorer, which merely default to normal bullets. */ html>body .entry ul { } html>body .entry li { list-style-type: square; padding: 0px; margin-left: 10px; } #leftsidebar ul, #leftsidebar ul ol, #rightsidebar ul, #rightsidebar ul ol { padding: 0px; margin: 0px; } #leftsidebar ul li, #rightsidebar ul li { list-style-type: none; list-style-image: none; margin-bottom: 20px; } #leftsidebar ul p, #leftsidebar ul select, #rightsidebar ul p, #rightsidebar ul select { margin: 5px 0 8px; } #leftsidebar ul ul, #leftsidebar ul ol, #rightsidebar ul ul, #rightsidebar ul ol { margin: 5px 0 0 5px; } #leftsidebar ul ul ul, #leftsidebar ul ol, #rightsidebar ul ul ul, #rightsidebar ul ol { margin: 0 0 0 10px; } ol li, #leftsidebar ul ol li, #rightsidebar ul ol li { list-style: decimal outside; } #leftsidebar ul ul li, #leftsidebar ul ol li, #rightsidebar ul ul li, #rightsidebar ul ol li { margin: 3px 0px 0px; padding: 0px; } /* End Entry Lists */ .entry form { text-align:center; border: 1px solid #F88017; } select { width: 130px; } /* Begin Various Tags & Classes */ acronym, abbr, span.caps { cursor: help; } acronym, abbr { border-bottom: 1px dashed #F88017; } blockquote { margin: 15px 30px 0 10px; padding-left: 25px; font-family: Arial, Verdana, sans-serif; background-image: url(images/quote.gif); background-repeat: no-repeat; background-position: left top; } blockquote cite { margin: 5px 0 0; display: block; } .center { text-align: center; } hr { -->

Rabu, 25 Februari 2009

Mencegah Virus Masuk

banyak virus menyebar melalui media2 penyimpanan, flashdisk misalnya, kebanyakan orang dengan biadabnya mencolok flashdisknya tanpa tau apakah ada virus ato ngga di dalamnya (hahaha ... dasar brutal, kadang gw gitu juga sih, hehee)
salah satu cara mencegah virus masuk adalah dengan mencegah terjadinya eksekusi virus dengan cara mendisable autoplay pada komputer/laptop,
karena virus biasanya berjalan ato tereksekusi saat proses autoplay berjalan.
mungkin sudah banyak artikel2 yang beginian, tapi gpp dah, banyak2in aja, hehehe ...

cara pertama, buka komputer masing2 (jangan buka komputer gw, salah itu mah)
pertama klik start,
kemudian run,
trus ketik gpedit.msc
masuk ke user configuration dan computer configuration trus administrative templates, system, turn off autoplay, pilih enable dan pilih all drive, dan ok ...

cara kedua, yaitu melalui registry

klik start,
kemudian run,
ketik regedit
masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
dan HKEY_USER\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
klik double NoDriveTypeAutoRun ganti value data mennjadi ff

ato jika kedua cara diatas dianggap susah, cara mudahnya ketika flashdisk dicolok, tekan shift agak lama, maka tidak akan ada proses autoplay berjalan,

satu langkah sudah kita lakukan,
usahakan jika membuka folder jangan menggunakan double click, karena justru disitu virus akan mengeksekusi dirinya,
jadi alternatifnya adalah menggunakan folder tree (dan ingat, jangan sekali2 melakukan klik double)
selanjutnya anda bisa scan pake antivirus (bagi yang punya antivirus)

klo yang ga punya antivirus? jangan khawatir, tenang ...
banyak jalan menuju roma, banyak cara mencegah virus ...
karena virus itu biasanya ber atribute hidden, maka langkah awal yang harus dilakukan yaitu melihat file2 yang hidden.
klik Tools, Folder Options, view,
kemudian conteng show hidden files and folders.
jika menu folder options tidak ada (hilang karna virus), alternatifnya yaitu instal aplikasi winrar ato apa aja aplikasi yang bisa ekstrak file, disini saya contohkan memakai winrar, dengan memakai winrar, semua file pasti akan terlihat ...

sekarang kita liat flashdisk kita, jika ada file yang aneh, jangan ragu untuk membasmi nya ... pasti tau kan isi flashdisk anda (kecuali bagi yang minjem punya temen, hehee)
jika virus tersebut memakai cara autoplay, maka akan terlihat file autorun.inf
jadi ada dua file disana bahkan banyak, satu virusnya (masih mentah) dan satu lagi file untuk menjalankannya yaitu autorun.inf
isi file itu adalah perintah untuk menjalankan virusnya, anda bisa membuka isi filenya jika mau, dengan catatan virusnya harus dihapus terlebih dahulu agar tidak tereksekusi saat membuka autorun.inf nya.
silahkan lihat, isi filenya adalah perintah2 yang berisi nama file virus tersebut untuk dieksekusi ketika proses autoplay.
yang saya sering temukan biasanya adalah pagefile.pif dan recycler dan file2 *.exe aneh lainnya. jadi jika anda menemukannya, jangan ragu untuk menghapus file tersebut, bulatkan tekadmu, huhuhuu ...
pagefile.pif file aslinya adalah pagefile.sys berada disystem kita, dan recycler, recycler mungkin tidak ada di dalam flashdisk, karena itu juga adalah file disystem kita.
jadi otomatis jika virus itu masuk, yang dirubahnya adalah file2 asli system kita dengan file2 bejat mereka, hahaha ...

satu cara lagi untuk mencegah, yaitu dengan cara membuat folder autorun.inf di dalam flashdisk
ikuti langkah2 berikut ...
buat folder dengan nama autorun.inf
kemudian buat satu ato beberapa file di dalamnya, misalnya txt, save dengan nama terserah anda dengan memakai hurup unicode, misalnya hurup batang (klik start, run, ketik charmap)
folder boleh di hidden ato terserah anda, sesuaikan sendiri.
cara ini berfungsi untuk menghindari file autorun.inf yang akan masuk ke dalam flashdisk, karena tidak diizinkannya penamaan yang sama terhadap sebuah file.

mungkin cuman segitu tips dari saya ...
saya tidak menjamin komputer anda bebas dari virus, karena jenis virus itu banyak, dan cara mengatasinya juga mungkin berbeda. hehee ...
mohon dikritik dan dikoreksi bila ada kesalahan tentang penjelasannya, saya juga manusia om ...
hehee ...

Diposkan oleh aNDrA_uLAtBULU

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

]